Sunday, November 6, 2022

 Pada awal Perang Dunia Pertama, pasukan sekutu belum mengetahui seberapa pentingnya peran penembak jitu.

Banyak tentara sekutu yang mati ditembaki musuh ketika berada di parit, tetapi sekutu hanya menganggap bahwa itu semua terjadi karena kebetulan. Hingga akhirnya mereka memasuki parit pasukan Jerman, dimana mereka menemukan banyak senapan dengan scope!

Karena hal ini, pasukan Jerman selalu berada dalam keuntungan. Pasukan Inggris mulai menyadari hal ini dan kemudian menirunya juga, walaupun Jerman tetap memiliki keunggulan dalam menembak jitu.

Sekutu yang menyadari seberapa berbahayanya penembak jitu pasukan Jerman mulai membuat berbagai cara untuk menemukan sniper musuh. Salah satunya dengan menggunakan bait, dan periscope.

Pasukan sekutu menggunakan sebuah kepala manekin yang ditopang dengan tongkat. Kepala palsu ini dijadikan bait dengan diangkat agar kemudian ditembak oleh penembak jitu Jerman, kepala ini kemudian dijatuhkan se-natural mungkin agar terlihat seperti kepala asli. Dari bekas lubang tembakan itu, dapat diketahui arah tembakan dan lokasi musuh.

Selain hanya dengan menggunakan bait, dapat juga menggunakan periscope agar hasil perkiraan lebih akurat. Caranya adalah dengan melihat pada periscope di samping kepala palsu tadi dan lihat apakah ada muzzle flash (cahaya dari tembakan di moncong), atau, dengan meletakkan periscope tepat dibelakang bekas lubang tembakan pada bait sehingga terlihat arah dan lokasi musuh secara lebih akurat.

PENEMBAK RUNDUK UNI SOVIET SANGAT DITAKUTI DI PD II

 Penembak runduk memang menyeramkan. Namun penembak runduk Rusia lebih menyeramkan.

Bayangkan, saat itu tahun 1942 dan Anda adalah tentara Jerman biasa yang berjalan dengan tenang di jalan bersama teman-teman Anda.

Anda pernah mengalami musim dingin yang berat tetapi semuanya tampaknya baik-baik saja. Pikiran Anda mengembara dan Anda mulai memkirkan tentang gadis cantik dari tetangga di sebelah rumah Anda.

“Aku ingin tahu bagaimana kabarnya? Astaga, bukankah dia cantik?"

Anda melewati pohon yang penuh dengan bunga. Pohon yang seakan tidak tersentuh perang.

Kemudian Anda berhenti dan menyalakan rokok. Anda merindukan musim panas di rumah dan pelukan manis Mama.

Alles ist gut, semua baik-baik saja.

DORR

Ups. Anda mati. Anda tahu pohon yang Anda lewati sebelumnya? Yang seakan tidak tersentuh perang? Sepertinya ada penembak runduk Rusia di pohon itu. Dia memiliki ruang lingkup di kepala Anda untuk waktu yang lama, siap untuk mengambilnya.

Diakui secara luas bahwa Uni Soviet memiliki penembak runduk paling mematikan selama perang, jika bukan dalam sejarah.

Diperkirakan sekitar 430.000 orang menerima pelatihan penembak runduk selama perang, dan penembak jitu Soviet menjadi salah satu yang terbaik di Dunia.

Ada daftar penembak runduk paling mematikan dalam Perang Dunia II, dan semuanya kecuali 1 atau 2 dari mereka berasal dari Uni Soviet.

  • Stepanasilievich Petrenko: 422 tewas
  • Vasilijvanovich Golosov: 422 tewas
  • Fyodorrofimovich Dyachenko: 425 tewas
  • Fyodoratveyevich Okhlopkov: 429 tewas
  • Mikhailvanovich Budenkov: 437 tewas
  • Vladimirikolaevich Pchelintsev: 456 tewas
  • Ivanikolayevich Kulbertinov: 489 tewas
  • Nikolayakovlevich Ilyin: 494 tewas
  • Ivanihailovich Sidorenko: sekitar 500 tewas

Jika kita menambahkan angka-angka itu, Anda mendapatkan sekitar 4.074 tentara Jerman dan Italia tewas.

Menakutkan ya?

Penembak runduk itu sendiri menyeramkan. Tapi dengan pelatihan dan motivasi yang tepat, mereka adalah hal paling menyeramkan di dunia

Penembak runduk wanita Soviet dengan senapan SVT-40.

MENGAPA KELEDAI SERING DITEMPATKAN DALAM KAWANAN TERNAK

 Karena mereka punya karakter yang jarang diketahui, tangguh, keras, dan pemberani. Sehingga menyebabkan pemangsa berakhir seperti ini:

Atau si jagoan di padang pasir ini:

Seekor rubah liar yang datang mendekat sedang diberikan salam olahraga oleh keledai dengan outfit mewah ini. Sedangkan teman dari keledai ini, anjing hitam, hanya berani melihat dari jarak aman.

Atau seekor monster kecil di halaman belakang ini:

"Lah kok ngegas si anjing, mau pergi sendiri atau dibikin pergi nih?"

Atau di suatu kejadian di pegunungan:

Bahkan seekor singa gunung sempat merasakan salam olahraga (ini lebih tepatnya adalah bagal, hasil persilangan kuda dan keledai ya gais)

Keledai diciptakan dengan karakter yang tangguh dan gigih. Memang mereka diciptakan dengan tubuh pendek dan tidak secepat kuda. Tapi alam selalu adil, mereka diberikan hal lain untuk menghindari pemangsa.

Mereka dianugerahi keberanian, kegigihan, dan ketangguhan.

Mereka bisa lari; mereka punya telingga yang cukup besar untuk mengetahui ancaman yang datang, indra penciuman yang bagus, dan karakter mereka yang sulit ditebak sehingga lebih sulit untuk dikendalikan.

Ketika ancaman mendekat, seringkali keledai memilih untuk bertahan di tempatnya, bahkan MENYERANG BALIK ancaman yang mendekat, apapun itu.

Perilaku ini menyebabkan predator mikir-mikir, gak maju laper, maju tar kena salam olahraga. Enggak deng, predator seringkali mempertimbangkan apakah makanan yang didapat sebanding dengan resiko yang dipertaruhkan (tambahan penerjemah: bagi hewan pemangsa, satu kaki yang patah dapat berakibat kematian). Keledai punya tulang yang cukup tebal dan kuat untuk ukuran tubuh mereka, sehingga seringkali pertikaian dengan keledai dapat menyebabkan hal fatal bagi pemangsa.

Hal ini menjadi alasan mengapa mereka dipercaya untuk menjaga kawanan ternak di berbagai belahan dunia. Selain tangguh, mereka juga ga ribet, makan juga sama dengan hewan ternak lain.

Keledai yang baik bisa sangat tangguh, tapi mereka juga punya sisi manisnya sendiri.

Keledai telah melakukan banyak hal bagi ras manusia, sejak pertama kali mereka digunakan untuk membantu pekerjaan manusia. Mereka pekerja keras yang tidak pernah digaji, bahkan diberikan ucapan terimakasih pun tidak.

Di masa modern ini, manusia mulai memperlakukan binatang dengan lebih baik. Tapi di banyak tempat lain, keledai dipekerjakan dengan sangat buruk dan hidup dengan tidak layak.

Yuk, bantu meluruskan banyak kesalahpahaman yang ada dengan speak up ketika melihat mereka tersakiti, memberikan kehidupan yang lebih baik, tidak menunggangi keledai atau memakainya untuk keperluan hiburan, dan yang terpenting dengan meluruskan miskonsepsi bahwa mereka dungu dan tidak berguna.

Keledai bisa merasakan sakit seperti kita, mereka juga merasakan cinta terhadap anggota keluarga dan teman dalam kawanan. Bahkan keledai siap untuk menjaga dan mempertahankan kawanannya, kapanpun dibutuhkan.

APAKAH KUDETA TERBESAR SEPANJANG SEJARAH?

 Kudeta Chile tahun 1973

Kudeta Chile 1973 merupakan kudeta yang dilakukan oleh militer Chile yang dipimpin oleh Augusto Pinochet untuk menggulingkan pemerintahan Salvador Allende. Kudeta ini bisa dibilang sebagai "other 9/11" karena waktu peristiwanya terjadi pada tanggal 11 September 1973, 29 tahun sebelum WTC.

Alasan dibalik kudeta ini terkait permasalahan politik eksternal dan internal Chile. Allende merupakan presiden Chile sosialis pertama yang terpilih melalui pemilu yang demokratis. Karena ideologi inilah yang membuat Amerika Serikat khawatir kepemimpinan Allende karena "gaya sosialisnya". Terlebih lagi adanya isu aksi "nasionalisasi" perusahaan dan bisnis - bisnis Amerika di Chile.

Dalam negeri, banyak kalangan pembisnis dan militer Chile yang merasa dirugikan dan "teralienasi" terhadap kebijakan Allende. Ditambah lagi inflasi yang mulai memburuk mulai merugikan beberapa pihak. Walaupun begitu, popularitas Allende masih dibilang bagus dari kalangan masyarakat.

Namun karena banyak pihak oposisi yang mulai muak terhadap Allende, akhirnya ada salah satu perwira militer bernama Pinochet mengontak Amerika untuk memberi bantuan pelaksanaan kudeta militer, dan hal itu disetujui kemudian dilaksanakan kudeta tersebut.

Apa yang membuat kudeta ini menjadi kudeta terbesar?

Yang terbesar dari kudeta ini adalah bagaimana para kudeta ini melakukan penangkapan Allande. Biasanya yang dilakukan oleh para kudeta adalah mengambil alih instansi pemerintahan seperti kantor berita dan lain - lain serta berusaha meminimalisir korban jiwa atau konflik bersenjata.

Tapi taktik militer Chile ini berbeda. Secara pendek, para militer Chile ini sudah sampai ke istana presiden, tapi terhambat untuk menangkap Allende karena ada milisi dan personil yang masih loyal terhadap presiden mereka. Jadi militer Chile pakai cara kasar: mengebom istana Presiden dengan dua pesawat pengebom Hawker Hunter. Dan mereka beneran mengebom istana presiden tersebut.

Setelah sekian jam, tentara kudeta Chile dapat merebut istana presiden dan Allende melakukan bunuh diri untuk menghindarai penangkapan.

Dengan selesainya kudeta ini, dimulailah kepemimpinan Presiden dan diktator Augusto Pinochet sampai tahun 1990.

TEKNOLOGI YANG AWALNYA DIBUAT UNTUK MILITER NAMUN TELAH DAPAT DIGUNAKAN OLEH WARGA SIPIL

 Pada dasarnya hampir semua perangkat yang kita gunakan dan manfaatkan sehari-hari pada mulanya diciptakan untuk kepentingan militer, sebelum akhirnya dikomersialisasi.

Kita mulai dari perkara paling primer terlebih dahulu: pengalengan makanan.

Teknik pengalengan atau pengawetan makanan modern pada dasarnya diciptakan untuk keperluan ransum tentara.

Pengalengan adalah metode pengawetan makanan dengan memanaskannya dalam suhu yang akan membunuh mikroorganisme, dan kemudian menutupinya dalam stoples maupun kaleng.

Pengalengan makanan pertama kali dilakukan oleh Nicolas Appert menanggapi sayembara dari Napoleon Bonaperte untuk mengawetkan makanan dalam jumlah besar untuk ransum tentara. Karena adanya risiko botulisme, satu-satunya metode yang aman untuk mengalengkan sebagian besar makanan adalah dengan panas dan tekanan tinggi.

Makanan yang biasanya dikalengkan yaitu sayur-mayur, daging, makanan laut, susu, dan lain-lain. Satu-satunya makanan yang mungkin bisa dikalengkan dalam wadah air masak (tanpa tekanan tinggi) adalah makanan dengan keasaman tinggi seperti buah, sayur asin, atau makanan lain yang ditambahkan asam. Jadi kalau Anda mengkonsumsi makanan kalengan, pada dasarnya Anda sedang makan ransum, tak ada bedanya.

Kedua: Alat transportasi.

Baiklah, mungkin Anda akan mengelak bahwa motor sudah ada sebelum perang dunia pertama. Betul. Tetapi motor komersil "pra" perang adalah berbahan bakar uap, sedangkan motor "efisien" seperti yang kita kenal sekarang ini: berbahan bakar minyak, kelistrikan yang memakai batrai, dll, pada mulanya dikembangkan untuk keperluan militer, begitu juga dengan industri kapal laut dan kapal terbang.

Ketiga: Perangkat komunikasi. Mencakup komputer, telepon, internet, dll.

Generasi pertama komputer digunakan dalam akademi dan militer, seperti Komputer Atanasoff-Berry dibuat pada tahun 1937 untuk menyelesaikan sistem persamaan liniear dan komputer Colossus untuk memecahkan kode rahasia Jerman Nazi. Kemudian, ENIAC yang dibangun pada tahun 1946 menjadi komputer pertama untuk tujuan komersil. Ketika komputernya dinyalakan untuk pertama kali, Philadelphia mengalami mati listrik. Komputer generasi ini menggunakan tabung vakum untuk menyimpan data dan ukurannya memakan satu ruangan.

Well, perang memang seperti dua mata koin: di satu sisi membawa kesengsaraan, tetapi di sisi lainya, perang membuat dunia jauh berkembang, dengan persaingan antar negara untuk semakin mengembangkan teknologi

MENGAPA JAJAHAN INGGRIS TIDAK SEPERTI JAJAHAN BELANDA

 Karena cara keduanya menjajah benar-benar berbeda satu sama lain.

Gubernur Jenderal Hindia Belanda terakhir Tjarda van Starkenborgh Stachouwer.

Fokus Britania Raya dan Belanda benar-benar berbeda. Keduanya sama-sama meraup keuntungan, bedanya Britania Raya juga berusaha mempertahankan wilayah kolonial mereka. Belanda sendiri bukan tipe yang mau mempertahankan wilayah mereka untuk jangka yang sangat panjang.

Mengapa begitu? Mungkin karena mereka sadar diri.

Populasi Belanda dari tahun ke tahun itu kecil, pada awal abad ke-19 saja hanya sekitar 2 juta jiwa, atau masih kalah dari populasi Kota Surabaya. Otomatis, ukuran angkatan bersenjata mereka juga sangat kecil.

Cabang militer yang besar dari Belanda adalah angkatan laut, ini pun akibat pembesaran ekonomi mereka oleh daerah jajahan seperti Jawa. Tapi bahkan di laut saja, mereka menemukan pesaing sekelas Britania Raya dan Prancis yang nantinya juga tingkat superioritasnya menjauhi mereka.

Karena itu dari tahun ke tahun, Belanda dikenal buruk dalam mempertahankan wilayahnya. Seringkali wilayah jajahan mereka ini malah kena tangkap oleh negeri lain yang jauh lebih besar. Biasanya Britania Raya.

Contoh paling nyata adalah kota New Amsterdam atau Nieuw Amsterdam. New Amsterdam adalah ibukota dari koloni New Netherland. Koloni ini awalnya dibentuk sebagai pos pertahanan untuk menjaga rute dagang bulu-buluan. Mereka membangun benteng-benteng dan banyak sekali infrastruktur.

Bahkan pada 1624 New Netherland menjadi provinsi di sistem pemerintahan Belanda, bukan lagi sebuah koloni.

Tapi malangnya pada 1664, Inggris datang dan mengultimatum Belanda agar menyerahkan New Netherland. New Netherland pun tidak melawan dan menyerahkan diri tanpa pertumpahan darah pada Inggris. Daerah ini nantinya diberikan oleh King Charles II kepada adiknya Duke of York. Namanya pun diubah dari New Amsterdam menjadi New York.

Daerah New Amsterdam di peta yang saya sediakan di atas sekarang menjadi bagian dari Manhattan bernama Financial District. Jalan yang menuju ke benteng diberi nama Broadway, dan jalan-jalan di sepanjang tembok diberi nama Wall Street.

Contoh lain sebetulnya ada banyak. Misalkan Kaapkolonie atau Cape Colony di Afrika Selatan. Ini terjadi pada masa Konflik Napoleonik, yaitu penaklukkan Cape Colony oleh Britania Raya. Alhasil sampai perang selesai, wilayah ini tetap diserahkan oleh Belanda kepada Britania Raya.

Selain itu, belajar dari pengalaman Portugis, sebetulnya lebih menguntungkan kalau negara kolonis kecil itu menjajah dan mengambil keuntungan selagi bisa, alih-alih membangun daerah tersebut. Mereka tidak punya cukup kekuatan militer untuk bisa melakukan itu.

Kontras dengan Britania Raya dan Prancis yang besar, mereka bisa melakukan itu. Britania Raya membiasakan diri untuk membangun jalan, jembatan, dan universitas di daerah jajahan.

Contohnya saja pada abad ke-19, Britania sudah membangun tiga universitas berbasis teknologi di British Raj (atau India) dengan uang pajak. Hindia Belanda sendiri baru punya Institut Teknologi Bandung di tahun 1920.

Belanda juga kalau membangun jalan biasanya untuk mobilitas mereka sendiri, kalau Britania membangun jejaring kereta api yang cukup impresif.

Jadi kalau diambil kesimpulan untuk mempersingkat, membangun infrastruktur dan memajukan daerah jajahan itu tidak logis untuk Belanda. Sebab malah menjadikan wilayah jajahan mereka incaran negara lain dan mereka akan sulit mempertahankan investasi mereka.

PERISTIWA HARAKIRI TENTARA JEPANG DI ACEH

 Kisah perwira Jepang, Mayor Ibihara melakukan hara-kiri atau bunuh diri di Aceh merupakan salah satu noda dari kekalahan Jepang dalam perang di Krueng Panjoe, Bireuen, Aceh pada November 1945.

Peristiwa hara-kiri Mayor Ibihara itu saya temukan dalam buku Aceh Dalam Perang Mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan 1945-1949 dan Peran Teuku Hamid Azwar Sebagai Pejuang. Buku ini ditulis oleh salah seorang pejuang kemerdekaan di Aceh AK Jakobi dan diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 1998.

Saat itu konvoi tentara Jepang bergerak dari Lhokseumawe ke Bireuen terdiri dari Batalyon Satu Resimen III Infantri pimpinan komando Mayor Suzuki. Batalyon ini sejak awal ditempatkan di Lhokseumawe, tapi satu kompi diantaranya dipulangkan ke Medan diganti dengan kompi lain dari Lhoksukon.

Tentara Jepang melakukan harakiri

Batalyon yang dipimpin Mayor Suzuki berasal dari mantan batalyon pengawal lapangan terbang Blang Pulo deangan komandan Mayor Metsugi. Gabungan kedua Batalyon ini dinamai Suzuki Butay karena dipimpin Mayor Suzuki.

Selain Bireuen, sasaran Jepang adalah lokasi-lokasi yang pernah mereka duduki, tempat dimana banyak senjata tersimpan. Lokasi yang dituju Jepang antara lain: Teupin Mane, Geulanggang Labu, Tambo, Cot Gapu, Blang Pulo dan Kota Bireuen. Mereka akan menggali timbunan senjata untuk diserahkan pada sekutu di Medan, setelah Jepang menyerah kalah pasa Sekutu. Komandan sekutu/NICA di Medan Brigjen Ted Kelly menginstruksikan tidak boleh satu pucuk senjata pun ditinggalkan di Aceh.

Tapi rakyat Aceh tidak membiarkan hal itu, senjata Jepang tidak boleh dilucuti oleh Sekutu yang telah diboncengi NICA. Tapi senjata Jepang harus diserahkan kepada Residen Aceh. Saat itu muncul jargon “Serdadu Jepang boleh enyah dari Aceh, tapi senjatanya satu pelor pun tidak boleh berpindah tempat.”

Namun Jepang tetap berusaha mengulur waktu, menunggu hingga tentara Sekutu/NICA yang sudah bercokol di Pulau Weh, Sabang sejak 25 Agustus 1945 untuk masuk ke Aceh. Tapi kenyataannya Sekutu/NICA tak pernah bisa masuk ke Aceh, sehingga usaha Jepang menunggu Sekutu sia-sia. Peregarakan pasukan Jepang di berbagai daerah di Aceh juga diawasi oleh kelompok pejuang Aceh. Termasuk pergerakan pasukan Mayor Ibihara dari Lhokseumawe ke Bireuen.

Di Cot Gapu, Bireuen terdapat terdapat lapangan terbang darurat yang sebelumnya dijadikan resimen induk Jepang yang memasok kebutuhan logistik militernya dikuasai rakyat Aceh. Di sana waktu itu masih tersimpan logistik dan senjata Jepang termasuk tank yang onderdilnya sudah dipreteli. Malah dari sekian banyak tank di situ, delapan di antaranya masih bisa difungsikan setelah diperbaiki oleh montir M Yusuf Ahmad.

Sebelum 1000 pasukan Jepang sampai ke Cot Gapu untuk mengambil kembali persenjataannya. Pemuda pejuang dan rakyat menghadangnya di kawasan Krueng Panjoe. Dipilihnya Krueng Panjoe sebagai lokasi penghadangan karena sangat cocok untuk melakukan pengepungan karena dilintasi jalur kereta api. Pasukan Jepang yang diangkut dengan kereta api cocok dihadang di tempat tersebut. Selain itu, Krueng Panjoe berada di daerah persawahan di sana terdapat tanggul besar yang digunakan untuk mengairi sawah. Tanggul itu bisa dijadikan sebagai pertahanan.

Rel kereta api di Kampung Pante Gajah dekat Krueng Panjoe sekitar tiga kilometer sebelum masuk Stasiun Kereta Api di Matang Geulumpang Dua di bongkar. Pukul 20.30 siang, 24 November 1945, ketika kereta api terperosok tentara Jepang pun diserang dari berbagai sisi.

Pertempuran berlangsung dari siang sampai malam. Subuhnya tentara Jepang menggali lobang perlindungan. Tentara Jepang terkurung. Rakyat Krueng Panjoe bersama pasukan terus menggempur. Bersamaan dengan itu pintu bendungan dibuka, alir mengalir deras ke sawah. Lubang-lubang perlindungan yang digali Jepang penuh dengan air. Mereka terendam dalam persembunyian. Meski demikian, pertempuran terus berlangsung sampai sore hari.

Pada hari ke tiga, 26 November 1945 pukul 12.50 tentara Jepang mengibarkan bendera putih di gerbong kereta api. Jepang menyerah. Pimpinan pasukan Jepang Mayor Ibihara dan juru bicara Muramoto keluar dari gerbong kereta api dengan bendera putih di tangan. Setelah melakukan perundingan Mayor Ibihara melakukan harakiri (bunuh diri) akibat kekalahan pasukannya itu.

Inovasi Permainan Kasino Satuslots: Apa yang Akan Datang di Masa Depan?

  Industri perjudian kasino   mahjong  terus bergerak maju dengan cepat, didorong oleh perkembangan teknologi dan permintaan konsumen   mahj...